5 Ide Bisnis Sampingan Ibu Rumah Tangga Tanpa Meninggalkan Rumah

Menjadi ibu rumah tangga terkadang menghadapkan perempuan kepada dilema. Di satu sisi ingin mengurus keluarga secara maksimal, tetapi di sisi lain juga ingin bekerja agar mandiri secara ekonomi. Namun, nyatanya hal tersebut bisa dilakukan bersama-sama. Kuncinya adalah dengan mengetahui pekerjaan apa saja yang bisa dijadikan bisnis sampingan ibu rumah tangga.

1. Katering Makanan

Seorang ibu rumah tangga identik dengan kegaiatan memasak. Bukan sekadar kewajiban sehari-hari, sebagian perempuan juga menjadikan memasak sebagai hobi yang menyenangkan. Maka dari itu, tidak ada salahnya jika hobi tersebut dijadikan tambahan pemasukan.

Katering makanan biasanya dihargai per porsi. Harga bisa ditentukan dari jenis masakan besarnya porsi yang diminta. Untuk penyajiannya sendiri bisa menggunakan piring maupun kotak.

Untuk menekuni bisnis ini, ada baiknya terus belajar memasak menu-menu baru. Pelanggan akan suka jika mereka memiliki banyak pilihan. Selain itu, keterampilan dalam memadukan menu juga harus diasah. Jangan sampai dalam satu sajian terdapat lauk dan sayur yang tidak cocok dimakan bersamaan.

2. Bisnis Pulsa

Kemudahan dalam bisnis yang satu ini sudah bukan rahasia lagi. Tidak harus membuka konter atau memiliki peralatan canggih. Hanya bermodalkan telepon seluler dan setoran saldo beberapa ratus ribu, seorang ibu rumah tangga sudah bisa berjualan pulsa.

Kemudahan lainnya adalah transaksi bisa dilakukan kapan dan di mana saja. Jadi tidak perlu mengorbankan waktu mengurus rumah. Anak-anak pun tetap dapat diawasi dengan baik.

3. Reseller Produk Fashion

Menjadi reseller artinya menjual kembali barang yang dibeli dari agen. Para reseller umumnya mempromosikan barang jualannya melalui media sosial. Produk yang dijual bisa bermacam-macam. Namun, jenis barang yang paling populer adalah produk-produk fashion. Tas, dompet, sepatu, serta pakaian merupakan jenis barang yang tidak boleh ketinggalan.

Karena promosi dilakukan di media sosial, maka akan semakin baik bila penjual memiliki banyak kontak. Semakin banyak orang melihat produk yang dipajang, semakin besar pula kemungkinan terjadinya pembelian.

Reseller juga harus peka terhadap tren fashion terkini. Barang yang disediakan harus mengikuti perkembangan dari waktu ke waktu, baik dari bahan maupun modelnya. Pembeli, terutama anak muda, cenderung tidak ingin ketinggalan zaman. Maka dengan menyediakan barang yang sesuai tren, lebih besar peluang untuk menarik pembeli untuk berbelanja kembali lain waktu.

4. Toko Kelontong

Membuka toko kelontong di depan rumah juga merupakan pilihan yang bagus. Bahan-bahan pokok seperti gula, tepung, minyak goreng, serta sabun mandi adalah barang-barang yang lumrah dijual di toko kelontong. Barang tambahan seperti alat tulis juga bisa disediakan jika banyak yang mencari.

Dalam menjalankan bisnis toko kelontong, ada hal yang sangat penting untuk diingat. Jangan mematok harga di atas rata-rata. Hal ini dikarenakan cukup banyak saingan dalam usaha sejenis. Salah sedikit, pelanggan akan beralih ke toko sebelah.

Keuntungan dari setiap barang biasanya memang tidak teralu besar. Tetapi, banyaknya jenis barang yang dijual dapat saling menutupi kekurangan tersebut.

5. Bisnis Kue Kering

Keterampilan dalam membuat kue kering bisa dijadikan salah satu bisnis sampingan ibu rumah tangga.  Bisnis jenis ini biasanya ramai pesanan ketika masa-masa mendekati hari raya. Orang-orang akan mencari berbagai macam kue kering untuk menjamu tamu mereka.

Meskipun begitu, pembuatan kue kering tidak hanya merupakan bisnis musiman. Di hari-hari biasa, pembuat kue kering juga bisa memasarkan produk ke toko-toko. Tentunya, pengemasan harus dibuat menarik dan memiliki ciri khas. Hal ini bertujuan agar orang dapat mengingat produk tersebut dan mudah untuk mencarinya kembali jika mereka menyukainya.

Demikianlah 5 pekerjaan yang bisa dijadikan ide bisnis sampingan ibu rumah tangga. Tetap di rumah tidak membuat perempuan menjadi tidak produktif. Pandai melihat peluang dan mengambilnya, adalah kunci produktivitas.