Usaha toko kelontong sederhana masih bisa dijalankan ditengah derasnya arus modernisasi. Jika dilihat dari sudut pandang minimarket yang telah banyak berdiri. Tentu toko kelontong sederhana ini bisa dikembangkan, dengan tetap adanya penyesuaian usaha di era global ini. Peluang yang dapat diambil dari membangun usaha ini yaitu kegiatan orang yang semakin sibuk.

Semakin sibuk orang yang bekerja, justru orang lebih memilih membeli kebutuhannya di toko kelontong terdekat. Kembali lagi jika toko kelontong yang tersedia tersebut, menjual kebutuhan yang lengkap. Lalu bagaimana cara sukses membangun toko kelontong di era sekarang ini?? Simak tips nya sebagai berikut.

1. Melakukan Survey

Dalam membangun usaha toko kelontong sederhana juga perlu dilakukannya survey. Survey ini bertujuan untuk mengukur kendali atas kebijakan kebijakan yang kita ambil sebagai  pelaku usaha. Seperti melakukan survey terhadap agen yang akan menjadi supplier usaha, lokasi usaha, dan juga survey terhadap jenis sembako yang akan diperjualbelikan.

2. Lokasi Usaha Yang Strategis

Lokasi usaha toko kelontong sederhana haruslah strategis. Seperti dengan melihat dalam satu lingkungan wilayah tersebut terdapat berapa toko kelontong yang sudah ada. Dan ada berapa banyak rumah warga yang ada. Sehingga dapat diperkirakan berapa jumlah permintaan pasarnya.

Selain itu lokasi toko kelontong yang didirikan haruslah memiliki akses traffic yang mudah dijangkau dan terlihat oleh khalayak umum. Untuk mempermudah pengunjung, sebaiknya juga menyediakan lahan parkir secukupnya agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

3. Menyediakan Kebutuhan Sesuai Konsumen

Akhir dari sebuah usaha, akan kembali pada konsumen itu sendiri. Kenali dengan baik kebutuhan konsumen disekitar toko, atau yang sekiranya akan mengunjungi toko, jenis konsumen apa yang cenderung akan mampir ke toko, semisal pekerja biasanya akan sering membeli air mineral, obat obatan dan juga roti sebagai hidangan sarapa.

Dan juga ibu rumah tangga yang akan lebih sering membeli kebutuhan sembako sehari hari seperti beras, minyak, telur dan lainnya. Ada juga anak anak yang sedang bermain mereka lebih tertarik terhadap snack jajanan ringan, untuk camilan sewaktu bermain. Intinya kebutuhan akan semua jenis konsumen yang berpotensi berkunjung harus terpenuhi.

4. Mencari Agen Supplier

Usaha toko kelontong sederhana sangat erat kaitannya dengan supplier agen. Tips yang pertama carilah agen yang jaraknya tidak terlalu jauh dari toko, agar lebih menghemat biaya transportasi dan waktu.kedua cari agen yang lebih lengkap menyediakan kebutuhan yang akan dijual, sehingga tidak perlu membeli kebutuhan secara terpisah.

Dan yang terakhir, agen yang menyediakan kebutuhan dengan harga yang cenderung bersahabat, sehingga akan menjadi mitra yang lebih lama dengan toko kelontong yang dirintis.

5. Menyeimbangkan Dengan Teknologi Digital

Di era yang serba digital ini, peluang usaha akan semakin besar jika tahu cara memanfaatkan peluang tersebut. Jika kiat melihat dari sistem pembayaran minimarket yang cenderung serba digital. Tidak ada salah salah nya dalam sebuah toko kelontong sederhana menerapkan pembayaran Cashless.

Dengan demikian ini akan menarik minat pembeli, terutama generasi muda yang cenderung lupa membawa uang tunai. Selain itu jika toko kelontong sederhana sudah mulai berkembang, bisa juga membuka toko kelontong secara online. Ini akan membantu memperluas jangkauan.

Sekian itu dia rangkuman terkait tips membuka usaha toko kelontong sederhana. Bagaimana tertarik? Jika tertarik, bisa memulainya dengan memperkirakan ketersediaan modal yang ada. Disamping itu semua pelayanan yang ramah juga sangat perlu diterapkan untuk semua jenis usaha.